DECEMBER 9, 2022
Nasional

Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Prabowo-Gibran Capai 53,5 Persen, Peluang Menang Satu Putaran Saja di Pilpres Terbuka

image
(OrbitIndonesia/kiriman LSI Denny JA)

ORBITINDONESIA.COM – Elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mencapai 53,5 persen yang berarti peluang menang satu putaran saja di Pilpres 2024 terbuka kian lebar.

Menurut keterangan tertulis LSI Denny JA yang diterima OrbitIndonesia, Jumat 9 Februari 2024 di Jakarta.

Survei LSI Denny JA ini digelar secara tatap muka memakai kuesioner melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Haruskah Lembaga Survei Memberi Tahu Siapa yang Mendanai Surveinya? Inilah Pendapat Denny JA

Survei yang dilaksanakan rentang 26 Januari sampai 6 Februari 2024 ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen.

Selain survei dengan metode kuantitatif, LSI Denny JA juga memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, in-depth interview, expert judgement dan focus group discussion.

Menurut LSI Denny JA, semakin terbuka Pemilu Presiden 2024 berakhir satu putaran saja untuk Prabowo-Subianto-Gibran Rakabuming Raka, karena pasangan ini  sudah menembus dukungan 53,5 persen.

Baca Juga: Denny JA: Protes Kampus Berdatangan, Dukungan The Silent Majority Kepada Jokowi dan Prabowo-Gibran Kian Tinggi

Pertanyaannya, di sisa waktu tujuh hari lagi menuju pemilihan, akan adakah peristiwa besar yang akan mengurangi laju elektabilitas Prabowo-Gibran, dan membatalkan menang Satu Putaran Saja?

Jika dibandingkan survei di bulan September 2023, sebelum ribut-ribut peristiwa di Mahkamah Konstitusi, dukungan kepada Prabowo-Gibran justru melompat tambah besar, di tujuh area seperti: pemilih muda, wong cilik, pemilih minoritas, pemilih terdidik, pemilih di Jawa Tengah, pemilih yang puas kinerja Presiden Jokowi, sampai meningkatnya pengenalan/kesukaan kepada Prabowo dan Gibran.

Karena masih ada pemilih yang belum menentukan pilihan, pemilih yang belum militan dan margin o error, karena sampel, LSI Denny JA membuat prediksi dalam bentuk interval.

Baca Juga: Seberapa Besar Efek Elektoral dari Aksi Protes di Kampus Terhadap Calon Presiden? Inilah Analisis Denny JA

Prabowo-Gibran berada di interval 47,9 persen sampai 58,3 persen.

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada di interval 18,9 persen hingga 26,5 persen.

Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di interval 16,8 peren sampai 24,0 persen.

Baca Juga: Inilah Peran Lembaga Survei dan Konsultan Politik di Dalam Pilpres Menurut Denny JA

Dengan prediksi interval tersebut, 30 persen kemungkinan Prabowo-Gibran menang tapi ada putaran kedua.

Dan, 70 persen kemungkinan Prabowo-Gibran menang satu putaran saja. ***

Data dan analisa lebih lengkap dapat dilihat melalui linK

https://drive.google.com/file/d/1dZcyuK25JS6X_dZAa46AjHU6LeQB2T9_/view?usp=drivesdk

Berita Terkait