Carlo Acutis: Remaja Inspiratif Menjadi Santo Milenial Pertama

ORBITINDONESIA.COM – Seorang remaja yang wafat karena leukemia pada tahun 2006 kini telah diangkat menjadi santo Katolik pertama dari generasi milenial dalam upacara di Vatikan.

Pada hari Minggu, Carlo Acutis, seorang remaja Italia kelahiran Inggris, diangkat menjadi santo oleh Paus Leo di hadapan sekitar 70.000 pemuda dari berbagai negara. Carlo, yang meninggal pada usia 15 tahun, dikenal karena kemampuannya dalam merancang situs web untuk menyebarkan iman Katolik. Kisah hidupnya telah menarik perhatian besar dari pemuda Katolik, menempatkannya sejajar dengan tokoh besar seperti Bunda Teresa dan Santo Fransiskus dari Assisi.

Paus Leo, sebagai paus pertama asal Amerika Serikat, memimpin acara kanonisasi ini bersama Pier Giorgio Frassati, seorang pemuda Italia yang dikenal karena kepeduliannya terhadap mereka yang membutuhkan. Kedua sosok ini dijadikan contoh akan kekudusan dan kepedulian terhadap sesama. Pernyataan Paus Leo bahwa semua orang dipanggil untuk menjadi santo, mengundang refleksi mendalam tentang bagaimana generasi muda dapat mengarahkan hidup mereka menuju hal-hal yang lebih tinggi.

Paus Leo menekankan bahwa Carlo Acutis dan Pier Giorgio Frassati adalah undangan bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk tidak menyia-nyiakan hidup. Dengan menyoroti bagaimana Carlo menggunakan teknologi untuk menyebarkan kebaikan, kita diingatkan bahwa alat modern bisa menjadi sarana untuk mencapai tujuan spiritual. Ini mencerminkan perubahan dalam cara kita melihat kekudusan di era digital, di mana nilai-nilai spiritual dapat terpadu dengan teknologi.

Upacara kanonisasi Carlo Acutis menandai momen penting bagi Gereja Katolik dan generasi milenial. Dengan mengangkat seseorang yang begitu dekat dengan kehidupan modern sebagai santo, Gereja memberikan kita teladan bagaimana hidup kudus dapat dijalani dalam keseharian. Pertanyaannya, bagaimana kita bisa mengikuti jejak mereka dan menggunakan hidup kita untuk tujuan yang lebih tinggi?

(Orbit dari berbagai sumber, 8 September 2025)