Apakah Budaya Kerja 996 Akan Merambah ke Inggris?

ORBITINDONESIA.COM – Budaya kerja 996 yang dikenal melelahkan dan berbahaya di Tiongkok mulai merambah ke Barat, termasuk Inggris.

Budaya kerja 996 mengharuskan karyawan bekerja dari jam 9 pagi hingga 9 malam, enam hari seminggu. Praktik ini melanggar hukum ketenagakerjaan di Tiongkok, namun tetap marak dilakukan di sektor teknologi yang berkembang pesat. Dampaknya telah dikaitkan dengan masalah kesehatan serius dan bahkan kematian.

Meskipun dikecam di Tiongkok, budaya 996 telah diadopsi oleh beberapa perusahaan di Silicon Valley. Startup di sektor AI sering mempromosikan jam kerja panjang sebagai bagian dari budaya perusahaan. Di Inggris, batas kerja 48 jam per minggu dapat diabaikan secara sukarela, membuka peluang bagi masuknya budaya kerja ekstrem ini.

Di tengah tren kerja fleksibel dan minggu kerja empat hari, munculnya budaya 996 bisa menjadi kemunduran besar bagi keseimbangan hidup dan kerja. Pendorong utama budaya ini adalah tekanan untuk selalu siap sedia dan menghasilkan output maksimal, meskipun hal ini mengorbankan kesejahteraan karyawan.

Budaya kerja 996 dapat membawa dampak ekonomi yang merugikan akibat burnout dan masalah kesehatan mental. Memahami risiko dan berbicara menentang ekspektasi yang eksploitatif menjadi alat penting untuk melawan budaya ini. Apakah kita siap untuk mengorbankan kesehatan demi produktivitas?

(Orbit dari berbagai sumber, 11 Oktober 2025)