Memasyarakatkan Sains Melalui TikTok: Tantangan dan Peluang
ORBITINDONESIA.COM – Di era digital, TikTok telah menjadi medium baru yang mampu menggerakkan aktivisme politik dan sosial. Kini, saatnya sains memanfaatkan platform ini untuk menjangkau khalayak luas.
Media sosial, khususnya TikTok, kerap menjadi alat bagi aktivisme politik dan sosial. Namun, perannya dalam aktivisme sains masih kurang dimanfaatkan. Meski demikian, beberapa inisiatif seperti #WomeninSTEM mulai merambah ranah ini.
Penggunaan TikTok dalam memasyarakatkan sains di Indonesia masih minim. Sebagai contoh, dalam sebuah seminar di ITB, banyak peserta yang tidak familiar dengan istilah STEM. Padahal, TikTok memiliki potensi besar dengan algoritma yang memungkinkan konten viral dengan cepat.
TikTok bisa menjadi 'content communities', bukan sekadar 'social network'. Ini memungkinkan setiap orang untuk berkontribusi dalam penyebaran pengetahuan sains. Namun, tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara hiburan dan kedalaman ilmu.
Memasyarakatkan sains melalui TikTok adalah peluang emas di era digital. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan agar tidak terjebak dalam konten yang dangkal. Bagaimana kita bisa memanfaatkan platform ini secara optimal?
(Orbit dari berbagai sumber, 14 Maret 2026)