IHSG Tertekan: Konflik AS-Iran dan Ancaman Inflasi

ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan global mengancam stabilitas pasar saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan koreksi setelah penurunan signifikan sebelumnya.

Konflik berkepanjangan antara AS dan Iran menimbulkan kekhawatiran terhadap harga minyak mentah yang tetap tinggi. Kenaikan ini menambah tekanan inflasi dan dapat memperlebar defisit APBN Indonesia, yang saat ini sedang dipertimbangkan untuk diperluas melebihi batas 3%.

Tekanan pada IHSG dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan kebijakan fiskal dalam negeri. Pemerintah Indonesia berupaya menilai dampak kenaikan harga minyak terhadap anggaran. Sementara itu, AS melancarkan investigasi perdagangan yang dapat menambah ketegangan ekonomi global.

Dalam menghadapi ketidakpastian ini, investor dihadapkan pada pilihan sulit. Keputusan untuk memperluas defisit APBN dapat menjadi langkah berisiko. Namun, tanpa tindakan, dampak ekonomi bisa lebih parah.

Ke depan, penting bagi pemerintah dan investor untuk bersiap menghadapi berbagai kemungkinan. Apakah kita siap menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks? Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab dengan kebijakan yang bijaksana dan langkah strategis.

(Orbit dari berbagai sumber, 17 Maret 2026)