Permainan Terbaru Peter Molyneux dan Janji yang Dipertanyakan

ORBITINDONESIA.COM – Pemain merasa kecewa setelah investasi jutaan dolar dalam game warisan Molyneux, Legacy, yang gagal memenuhi janji.

Pekan ini, pemain diminta membayar $25 untuk akses awal ke Masters of Albion, game yang dikatakan sebagai karya terakhir Peter Molyneux. Namun, mereka yang telah menginvestasikan sekitar $54 juta dalam cryptocurrency untuk game sebelumnya, Legacy, merasa tertipu oleh janji-janji Molyneux yang tidak terpenuhi.

Legacy, yang dijanjikan sebagai simulasi ekonomi terbaik, ternyata gagal mencapai harapan. Dalam beberapa minggu, pemain meninggalkan game tersebut karena sistem ekonomi yang dianggap rusak. Meski demikian, Molyneux menyebut kesuksesan ekonomi awal Legacy membantu pendanaan Masters of Albion.

Banyak yang melihat proyek-proyek Gala Games sebagai penuh hype dan janji yang tak pernah terwujud. Pemain mendapatkan produk minimum yang layak dan kemudian dilupakan saat proyek berikutnya digembar-gemborkan. Ini meninggalkan banyak pemain dalam keadaan marah dan kecewa.

Kekecewaan pemain terhadap Legacy menimbulkan pertanyaan tentang kredibilitas dan komitmen Molyneux dalam proyek terbarunya. Apakah Masters of Albion akan memenuhi janji-janji yang dibuat, atau akan menjadi kekecewaan lain di tangan penggemar setianya?

(Orbit dari berbagai sumber, 30 April 2026)