Puisi Agus Bachtiar K: Status (Surat Terbuka Tuk Sang Raja)
ORBITINDONESIA.COM - Baginda...
Tatkala Paduka meraih singgasana,
Kami rayakan pesta itu dengan sejuta damba.
Kita relakan nasib dan semua cita,
Kau genggami dengan tanganmu yang tampak perkasa.
Tuanku...
Rakyatmu ini telah terbiasa pilu,
Hidup melarat mengunyah sembilu.
Bilakah bahagia itu datang padaku?
Aku bertanya bersama setumpuk kelabu.
Baginda...
Gamang dan tercekam tiap saat kurasa,
Rentetan duka bertubi-tubi mendera.
Pahit, getir, beracun pun sudah tak berasa!
Tolonglah katakan...hendak ke mana kami kau bawa?
Tuanku...
Sisakan sedikit saja perasaanmu,
Untuk negeri, istri, dan anak-anakku
Demi generasi dan pewaris bangsaku
Bisakah Engkau padamkan rasa miris keluargaku?
Baginda...
Sentuhlah, semua tulangku lunak tak berdaya.
Taburi cinta jika masih ada,
Sejajarkan kami seperti layaknya manusia,
Agar tiada yang menyamakan kami dengan kumpulan satwa.
Tuanku...
Kuingatkan dikau akan janjimu,
Tunaikan dengan segenap daya berjibaku!
Semua kami lelah mendengarkan marahmu,
Dengarkanlah suara ini walau hanya dari seorang: “Aku”.
Toboali, 27 April 2026
Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar. K)