Jutaan Orang Memadati Jalan-Jalan Najaf untuk Pemakaman Khamenei Saat Irak Mendeklarasikan Hari Libur Nasional
Kerumunan besar yang membawa bendera dan poster menghadiri upacara perpisahan untuk pemimpin Iran Ali Khamenei, yang syahid dalam serangan AS-Israel.
InternasionalORBITINDONESIA.COM - Jutaan orang memadati jalan-jalan kota suci Najaf di Irak pada hari Rabu, 8 Juli 2026, saat upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dimulai.
Peti jenazahnya akan dibawa ke Karbala sebelum kembali ke Iran untuk dimakamkan di Mashhad, mengakhiri perpisahan selama seminggu.
Para pemimpin Iran berusaha untuk mencerminkan status Khamenei selama upacara tersebut. Ia memimpin Republik Islam selama hampir empat dekade sebelum syahid dalam serangan AS-Israel di kediamannya di Teheran pada 28 Februari, serangan yang menandai dimulainya perang Timur Tengah.
Pemakaman Khamenei di Irak bertepatan dengan meningkatnya kembali ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait Selat Hormuz yang strategis, yang merupakan titik konflik utama selama konflik regional.
Militer AS mengatakan telah melakukan serangan terhadap lebih dari 80 target Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap tiga kapal di Selat Hormuz yang dituduhkan Washington kepada Teheran.
Sebagai tanggapan, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan telah menargetkan puluhan fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait.
Peti jenazah Khamenei tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa malam, di mana peti tersebut diterima oleh para pejabat Irak, termasuk Perdana Menteri Ali Al-Zaidi dan tokoh politik serta militer lainnya.
Irak menyatakan hari Rabu sebagai hari libur nasional untuk memungkinkan warga negara berpartisipasi dalam upacara pemakaman sebelum peti jenazah kembali ke Iran untuk pemakaman terakhir di Mashhad. ***