Mengkaji Proses Pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur
Poltak Partogi Nainggolan, Riris Katharina, Pihri Buhaerah, Aninda Wisaksanti Rudiastuti, dan Tini Apriani. "Relocating Indonesia’s Capital City: The Struggle for Power and Resources in Borneo." Penerbit: Springer & BRIN, Oktober 2025. Tebal: 322 hlm.
ORBITINDONESIA.COM - Buku ini mengkaji proses pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Nusantara di Kalimantan Timur.
Buku ini menyoroti secara kritis konflik yang menyertainya beserta penyebab-penyebabnya, serta menawarkan solusi dari perspektif kebijakan berbasis bukti dan penilaian dampak regulasi—pendekatan yang kini semakin dibutuhkan untuk mendorong kebijakan partisipatif dan mencapai sasaran yang tepat.
Tidak banyak yang mengetahui bahwa proses pemindahan ibu kota tersebut berlangsung secara tertutup dan sepihak.
Melalui proses legislasi tertutup tanpa debat publik, serta perubahan konstitusi yang dilakukan belakangan, proses pengambilalihan ini terjadi tanpa adanya perlawanan dari daerah-daerah yang dirugikan.
Selanjutnya, ketika pemerintah pusat menghadapi kendala pendanaan di tengah jalan, anggaran pembangunannya yang semula mengandalkan investasi asing beralih menjadi bergantung pada pembiayaan domestik, baik yang bersumber dari keuangan negara (APBN) maupun sumber daya lokal.
Berangkat dari situasi tersebut, buku ini memetakan berbagai persoalan yang kemudian muncul, terutama yang berkaitan dengan sumber daya lokal.
Buku ini menunjukkan bagaimana penduduk setempat turut terdampak akibat penggusuran lahan tanpa adanya relokasi yang memadai.
Melalui penelitian dan analisis ekonomi-politik, buku ini membedah konflik tersebut dalam konteks relasi kuasa pusat-daerah, menggali akar permasalahan, merekomendasikan sejumlah solusi, serta menelaah kemungkinan perkembangan konflik di masa depan.
Buku yang hadir pada saat yang tepat ini sangat bermanfaat bagi kalangan akademisi studi pembangunan serta para pihak yang terlibat dalam perumusan kebijakan publik di lingkungan kampus, pemerintahan, parlemen, maupun dunia usaha. ***