Eksodus Penasihat Keuangan Sequoia InterPrac Makin Dalam

ORBITINDONESIA.COM – Eksodus penasihat keuangan Sequoia Group kembali menajam, ketika 14 adviser hengkang hanya dalam sepekan hingga 14 Mei. Di tengah krisis InterPrac Financial dan bayang-bayang runtuhnya Shield serta First Guardian, angka ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan pasar belum pulih.

Sequoia Group sebagai parent licensee InterPrac Financial menghadapi arus keluar yang konsisten dalam beberapa bulan terakhir. Banyak adviser terlihat berupaya mengambil jarak dari reputasi yang tercoreng dan risiko lanjutan dari kasus yang terus memburuk.

Data Padua Wealth Data menunjukkan Sequoia turun ke 176 adviser dari 282 dalam kurang dari lima bulan. Penurunan ini bukan sekadar fluktuasi, melainkan perubahan struktur yang menggerus basis tenaga penjualan dan legitimasi operasional.

Dalam minggu berakhir 14 Mei, 14 adviser yang pergi membuat Sequoia menjadi “pecundang terbesar” pekan itu, meski total Financial Adviser Register (FAR) hanya turun bersih satu. Kontras ini penting, karena menggambarkan masalah Sequoia bersifat spesifik institusi, bukan semata tren industri.

Sejumlah adviser yang keluar tersebar ke beberapa licensee yang justru mencatat kenaikan bersih dua, seperti Gill and Co Advisory, Cobalt Advisory, dan WT Financial Group. Perpindahan ini mengindikasikan pasar masih menyerap tenaga adviser, tetapi menolak membawa beban reputasi yang melekat pada Sequoia-InterPrac.

Di sisi lain, Centrepoint Group mencatat kenaikan bersih tiga, termasuk dua adviser yang kembali setelah jeda dari profesi serta satu yang bergabung dari Focused Financial Advice. Artinya, ada kantong-kantong pemulihan yang tidak bergantung pada “perburuan” dari Sequoia saja.

Knight Group juga naik dua, keduanya berasal dari NKH Knight Holdings, sementara 22 licensee lain naik satu termasuk Entireti & Akumin Group, Ord Minnet Group, dan Daintree Topco. Ini menunjukkan dinamika pasar yang tersebar, dengan banyak pemain kecil-menengah mengambil keuntungan dari turbulensi pesaing.

Namun tekanan tidak hanya terjadi di Sequoia, karena Rhombus Enterprises turun bersih satu setelah kehilangan dua adviser yang masing-masing telah bertahan sekitar 19 tahun. Kehilangan tenaga senior seperti ini biasanya menandakan persoalan budaya, strategi, atau daya tarik jangka panjang, bukan sekadar urusan kompensasi.

Morgans Group, Count Limited, dan Findex Group juga masing-masing turun satu, dan belum ada penunjukan ulang. Ketika pengganti belum terlihat, pasar membaca adanya kehati-hatian: licensee menahan ekspansi atau adviser menunda afiliasi karena menimbang risiko kepatuhan dan reputasi.

Secara agregat, FAR mencatat penurunan bersih satu menjadi 15.167, memutus tren positif beberapa pekan terakhir. Menjelang 30 Juni, perubahan bersih tahun fiskal berjalan masih minus dua, sementara kalender year-to-date justru positif 114.

Ada 10 pendatang baru masuk register pekan itu, disertai dua commencement dan satu penutupan licensee. Lapisan data ini menyiratkan industri tetap hidup, tetapi sedang melakukan “rebalancing” menuju entitas yang dianggap lebih aman dan lebih rapi dalam tata kelola.

Eksodus penasihat keuangan Sequoia bukan sekadar cerita orang pindah kantor, melainkan referendum diam-diam atas tata kelola dan mitigasi risiko. Ketika adviser memilih keluar, mereka sedang melindungi aset yang paling sulit dipulihkan: kepercayaan klien.

Kasus Shield dan First Guardian menegaskan bahwa kegagalan produk atau dana bisa menjalar menjadi krisis lisensi, lalu berubah menjadi krisis talenta. Dalam rantai ini, yang paling cepat bergerak biasanya individu adviser, karena merek personal mereka bertumpu pada persepsi integritas.

Yang patut dicermati adalah efek domino terhadap klien ritel, karena perpindahan adviser sering memicu migrasi portofolio dan kontrak layanan. Bila Sequoia kehilangan massa kritis, tekanan finansial dan kepatuhan bisa meningkat, lalu mempercepat spiral penurunan.

Di saat yang sama, industri tidak sepenuhnya suram, karena ada 10 new entrants dan banyak licensee kecil mencatat kenaikan. Ini menandakan peluang bagi pemain yang mampu menawarkan kepastian proses, transparansi produk, dan ketegasan governance.

Di atas kertas, FAR hanya turun satu, tetapi di baliknya ada kisah besar tentang satu kelompok yang tergerus cepat. Sequoia yang jatuh dari 282 menjadi 176 adviser dalam waktu singkat memberi pelajaran bahwa reputasi bisa runtuh lebih cepat daripada neraca keuangan.

Pertanyaannya kini bukan hanya berapa adviser yang pergi, melainkan apakah Sequoia mampu menghentikan pendarahan kepercayaan sebelum 30 Juni. Pada akhirnya, industri penasihat keuangan hidup dari satu mata uang utama: keyakinan publik bahwa nasihat diberikan dengan amanah, bukan sekadar prosedur.

(Orbit dari berbagai sumber, 30 Juni 2026)