SMA Muhammadiyah Toboali Jadi Tuan Rumah Kunjungan Edukatif PIK-R MAN 1 Pangkalpinang
ORBITINDONESIA.COM - SMA Muhammadiyah (SMAM) Toboali menjadi tuan rumah kunjungan edukatif Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) MAN 1 Pangkalpinang, Rabu, 2 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman siswa mengenai program Generasi Berencana (Genre).
Kegiatan berlangsung hangat dan diikuti puluhan pengurus PIK-R dari kedua sekolah bersama guru pendamping. Rombongan PIK-R MAN 1 Pangkalpinang disambut langsung oleh manajemen SMAM Toboali dan pengurus PIK-R SMAM Toboali di ruang Laboratorium Seni Budaya.
Kunjungan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, serta memperluas wawasan mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja. Topik yang dibahas antara lain kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta pencegahan berbagai risiko yang rentan dihadapi kalangan remaja.
Kepala SMAM Toboali, Supiandi, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kedatangan rombongan PIK-R MAN 1 Pangkalpinang. Menurutnya, kegiatan studi banding seperti ini efektif untuk membangun jaringan komunikasi yang positif antarpelajar di Bangka Belitung.
"Kami sangat terbuka dan gembira menerima kedatangan siswa-siswi MAN 1 Pangkalpinang. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum bagi anak-anak kita untuk saling belajar, bertukar inovasi program, dan menguatkan peran konselor sebaya di lingkungan sekolah masing-masing," ujarnya.
Senada dengan Supiandi, Pembina PIK-R SMAM Toboali, Rahayu, mengatakan kehadiran rombongan dari MAN 1 Pangkalpinang memberikan energi baru sekaligus motivasi bagi para pengurus PIK-R di sekolahnya.
Menurut Rahayu, kegiatan semacam ini penting untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus meningkatkan keterampilan konseling para siswa.
Kegiatan inti diisi dengan presentasi program kerja dari masing-masing PIK-R. Pengurus PIK-R MAN 1 Pangkalpinang memaparkan berbagai program unggulan yang telah mereka jalankan, antara lain edukasi mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), pencegahan Triad KRR yang meliputi seks bebas, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan Napza, serta teknik konseling sebaya yang interaktif.
Sementara itu, PIK-R SMAM Toboali berbagi pengalaman dalam mengelola kegiatan konseling dengan memadukan pendekatan keagamaan dan kreativitas siswa. Diskusi berlangsung interaktif dan komunikatif. Para anggota saling mengajukan pertanyaan serta memberikan masukan mengenai berbagai kendala yang kerap dihadapi dalam mengajak teman sebaya aktif berorganisasi dan mengikuti kegiatan edukatif.
"Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang belajar yang sangat kaya. Pertukaran pengalaman langsung dengan PIK-R MAN 1 Pangkalpinang membuat para siswa makin percaya diri dalam menjalankan fungsinya sebagai pendidik dan konselor sebaya. Kami di SMAM Toboali belajar banyak tentang manajemen media edukasi digital dari mereka," ungkap Rahayu.
Perwakilan pendamping PIK-R MAN 1 Pangkalpinang, Ade Riski, berharap hasil kunjungan tersebut dapat memberikan dampak nyata setelah para siswa kembali ke sekolah masing-masing. Program-program yang dipelajari dari SMAM Toboali diharapkan dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan konseling bagi remaja di MAN 1 Pangkalpinang.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari PIK-R MAN 1 Pangkalpinang kepada SMAM Toboali, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan guru pendamping.
Kunjungan tersebut diharapkan menjadi awal bagi terjalinnya kerja sama yang berkelanjutan antara kedua sekolah, khususnya dalam pengembangan program PIK-R dan peningkatan kapasitas remaja di Bangka Belitung agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan ceria.
(Penulis: Alfan Thoriq, M.Pd., Staf Kesiswaan SMA Muhammadiyah Toboali) ***.