Transformasi Budaya Kerja: Peran Pemimpin Wanita di Sektor Teknologi

ORBITINDONESIA.COM – Sebuah survei global dari Acronis mengungkapkan tantangan yang dihadapi wanita di sektor teknologi, mulai dari bias hingga kurangnya pemimpin wanita.

Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor teknologi, wanita masih menghadapi berbagai hambatan di tempat kerja. Acronis, dalam laporan 2025 Women in Tech, menunjukkan bahwa meskipun pria melihat industri ini sebagai ruang yang setara, wanita merasakan sebaliknya.

Survei yang melibatkan lebih dari 650 profesional TI dari delapan negara ini menemukan bahwa wanita menghadapi bias, keseimbangan kerja-hidup, dan terbatasnya peluang kepemimpinan. Data menunjukkan bahwa kehadiran lebih banyak pemimpin wanita dapat mengubah budaya kerja secara signifikan.

Penting untuk menyadari bahwa keadilan gender di tempat kerja bukan hanya tentang representasi. Ini juga tentang menciptakan lingkungan di mana semua orang merasa dihargai dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Menghadirkan lebih banyak pemimpin wanita dapat menjadi langkah positif menuju perubahan tersebut.

Memahami dan mengatasi kesenjangan ini adalah kunci menuju sektor teknologi yang lebih inklusif. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita dapat mempercepat perubahan ini? Apakah kita siap untuk memberdayakan lebih banyak wanita untuk memimpin dan menginspirasi generasi berikutnya?

(Orbit dari berbagai sumber, 25 Oktober 2025)