Salat Idulfitri 2026 Dilaksanakan Lima Kali di Masjid Tokyo Jepang Karena Jumlah Jemaah yang Sangat Membludak
ORBITINDONESIA.COM - Ribuan umat Muslim memadati Masjid Tokyo pada hari Jumat, 20 Maret 2026, untuk Idulfitri 2026, sehingga masjid terpaksa melaksanakan salat lima kali berturut-turut setelah jumlah jemaah jauh melebihi kapasitas bangunan.
Masjid Tokyo, masjid terbesar di Jepang, melaksanakan salat Idulfitri lima kali pada Jumat pagi karena jumlah jamaah yang sangat banyak.
Umat Muslim dari seluruh dunia yang tinggal di Jepang berkumpul sejak pagi hari, membentuk antrean panjang di sekitar masjid di Shibuya.
Ribuan umat Muslim yang tinggal di dan sekitar Tokyo tiba di Masjid Tokyo sejak dini hari membentuk antrean panjang di sekitar masjid jauh sebelum salat dimulai.
Jumlah jamaah sangat banyak sehingga satu sesi salat saja tidak memungkinkan, sehingga masjid terpaksa melaksanakan salat Idul Fitri lima kali berturut-turut sepanjang pagi.
Lima Sesi Salat, Empat Imam
Karena jamaah tidak dapat memenuhi masjid untuk satu sesi sholat, empat imam bergantian memimpin salat pada interval waktu yang berbeda.
Imam Musa Atcı dari Tokyo Camii menyatakan kepuasannya atas jumlah jamaah, mencatat bahwa salat dilaksanakan dengan kehadiran yang tinggi di kelima sesi tersebut.
Acara tersebut menyatukan umat Muslim dari puluhan negara yang tinggal di Jepang, bersatu dalam satu perayaan jauh dari negara asal mereka. “Jarak mungkin jauh, tetapi hati kita satu,” kata seorang jamaah yang hadir.
Seorang jamaah asal Indonesia merenungkan kegembiraan berkumpul dengan umat Muslim dari berbagai latar belakang, mengatakan pengalaman itu membuatnya merasa seperti di rumah meskipun berada ribuan mil jauhnya.
Tokyo Camii, terletak di distrik Shibuya dan dikenal luas karena arsitekturnya yang terinspirasi oleh Ottoman yang mencolok.
Pertemuan Idulftri tahun ini menggarisbawahi pertumbuhan ukuran dan keragaman populasi Muslim Jepang, dengan salat lima sesi sebagai penanda nyata seberapa jauh komunitas tersebut telah berkembang.
(Sumber: Maisah, seorang Muslimah dan jurnalis untuk The Islamic Information yang berbasis di Indonesia. Ia sedang belajar Hukum di Universitas Maritim Raja Ali Haji. Ia percaya pada kekuatan kata-kata dan berharap artikel-artikelnya akan memberikan dampak positif bagi semua pembacanya.) ***