Pertumbuhan Financial Adviser Register Melambat, Peta AFSL Bergeser

Money Management

Money Management

Money & Career

ORBITINDONESIA.COM – Pertumbuhan Financial Adviser Register (FAR) akhirnya melambat setelah lebih dari sebulan mencetak kenaikan dua digit berturut-turut. Data Padua Wealth/Wealth Data menunjukkan pekan berakhir 13 Agustus hanya naik delapan, sinyal bahwa pasar penasihat keuangan dan dinamika AFSL mulai kembali ke ritme “normal”.

Dalam lima pekan sebelumnya, FAR konsisten mencatat kenaikan dua digit, dari 15 sampai 39 penasihat dalam sepekan. Satu pengecualian besar terjadi pada pekan berakhir 2 Juli ketika terjadi penurunan bersih 112, yang menegaskan betapa volatilnya arus keluar-masuk profesi ini.

Pekan 13 Agustus menutup total penasihat terdaftar menjadi 15.130, sekaligus menjadi kenaikan satu digit pertama sejak awal Juli. Di balik angka itu, publik melihat satu hal yang penting: pasokan talenta penasihat keuangan tidak selalu bertambah mulus, dan perpindahan antar-lisensi bisa mengubah peta kekuatan industri.

Wealth Data mencatat kenaikan bersih tahun fiskal 2026–27 (YTD) sebesar 247, sementara kalender YTD berubah bersih +75. Angka ini menunjukkan pertumbuhan ada, tetapi tidak seagresif narasi “booming” yang sering muncul ketika kenaikan mingguan beruntun terlihat spektakuler.

Perlambatan juga tampak pada arus pendatang baru, yakni hanya 14 orang bergabung setelah lima pekan sebelumnya selalu minimal 20. Aktivitas appointment dan registrasi ikut menurun dengan 71 penasihat aktif di ruang ini, mengindikasikan mesin perekrutan tidak lagi “panas”.

Di level licensee, ada tiga AFSL baru yang mulai beroperasi dan dua yang berhenti pada pekan yang sama. Perubahan bersih kecil ini penting, karena setiap AFSL baru biasanya membawa model bisnis, jalur kepatuhan, dan strategi akuisisi penasihat yang berbeda.

Untuk pergerakan penasihat, Centrepoint Group memimpin dengan kenaikan bersih +3 dan semuanya berlabuh di Alliance Wealth sehingga totalnya menjadi 598 penasihat. Komposisinya menarik karena mencakup satu pendatang baru, serta perpindahan dari Securinvest Financial Planners dan Sequoia Group, yang menandakan daya tarik “rumah” baru bukan sekadar rekrutmen fresh graduate.

Tiga licensee lain naik +2 masing-masing, yakni Bell Financial Group, Archer Private Wealth, serta National Tax and Accountants’ Association. Bell dan Archer bahkan mendapatkan dua pendatang baru per lisensi, yang memberi sinyal bahwa sebagian pemain masih mampu mengisi pipa talenta saat pasar mendingin.

Di lapisan berikutnya, ada 29 licensee yang naik +1 penasihat, termasuk Lifespan, Infocus Group, Viridian Advisory, dan Oreana Financial Services. Pola ekor panjang ini menggambarkan pertumbuhan yang tersebar, bukan terkonsentrasi pada satu raksasa, sehingga kompetisi perebutan penasihat menjadi lebih granular.

Namun cerita paling tajam justru datang dari sisi kerugian. Sequoia Group kembali kehilangan empat penasihat dari lisensi InterPrac Financial Planning, menyisakan total 100 penasihat, dan satu di antaranya bahkan berhenti setelah lebih dari 22 tahun terdaftar.

Tiga penasihat lain memilih pindah, masing-masing ke Centrepoint, Lifespan, dan Avana Financial Solutions. Ini menegaskan bahwa “keluar” tidak selalu berarti meninggalkan profesi, melainkan sering kali meninggalkan struktur lisensi yang dianggap kurang kompetitif atau kurang nyaman.

Kasus lebih ekstrem terjadi pada Multiforte Group yang turun menjadi nol setelah kehilangan tiga penasihat terakhirnya. Dua di antaranya berhenti setelah sekitar dua dekade berada di register, sementara satu lainnya pindah ke Lorica Partners, menandakan penutupan bab bagi sebuah entitas lisensi.

Daftar perubahan juga menunjukkan beberapa nama besar mengalami penurunan kecil, seperti Entireti & Akumin Group (-1, total 1.095), WT Financial Group (-1, total 526), NAB Bank (-1, total 526), Canaccord Group (-1, total 196), dan Findex Group (-1, total 133). Penurunan satu orang tampak sepele, tetapi ketika terjadi berulang, itu bisa menggerus momentum dan memengaruhi persepsi pasar.

Perlambatan pertumbuhan FAR bukan sekadar statistik mingguan, melainkan cermin dari industri yang sedang menimbang ulang “biaya menjadi penasihat”. Ketika pendatang baru turun dan perpindahan lisensi meningkat, ada pesan bahwa kepatuhan, dukungan operasional, dan skema ekonomi di bawah AFSL semakin menentukan pilihan karier.

Konsolidasi diam-diam terlihat dari arus penasihat menuju rumah yang dianggap lebih stabil, sementara sebagian lisensi kehilangan orang berpengalaman yang memilih berhenti total. Keluar setelah 20 tahun lebih adalah sinyal keras bahwa tekanan administrasi dan model bisnis dapat mengalahkan loyalitas, bahkan pada generasi yang sudah matang.

Di sisi lain, kenaikan tipis juga bisa dibaca sebagai “normalisasi sehat” setelah periode lonjakan yang mungkin dipicu perpindahan besar sesaat. Industri yang bertumbuh terlalu cepat sering menyembunyikan masalah kualitas, sehingga ritme yang lebih landai berpotensi memberi ruang untuk memperbaiki standar layanan, pelatihan, dan tata kelola.

Yang patut diwaspadai adalah jika normalisasi berubah menjadi stagnasi berkepanjangan, karena kebutuhan nasabah atas nasihat keuangan tidak mengecil. Jika pasokan penasihat tidak bertambah memadai, kesenjangan layanan bisa melebar, dan biaya nasihat berpotensi naik karena kelangkaan.

Data pekan 13 Agustus menegaskan bahwa Financial Adviser Register masih bertumbuh, tetapi tidak lagi melaju seperti beberapa pekan sebelumnya. Peta AFSL juga bergerak, dengan pemenang yang menyerap perpindahan dan pecundang yang kehilangan talenta senior atau bahkan habis sama sekali.

Pertanyaan pentingnya bukan hanya “berapa orang bertambah”, melainkan “ke mana mereka pergi dan mengapa”. Jika industri ingin bertahan, ia harus membuat profesi ini layak secara ekonomi, masuk akal secara kepatuhan, dan menarik bagi generasi baru yang tidak ingin tenggelam dalam beban administratif.

Pada akhirnya, angka-angka ini mengingatkan bahwa kepercayaan publik pada nasihat keuangan dibangun oleh manusia, bukan oleh register. Ketika seorang penasihat berpengalaman memilih berhenti, kita perlu bertanya: apakah sistem sudah cukup manusiawi untuk mempertahankan mereka yang paling memahami kebutuhan klien?

(Orbit dari berbagai sumber, 3 Oktober 2026)