Tentara Israel Menahan Sedikitnya 70 Warga Palestina di Seluruh Tepi Barat, 8 Terluka dalam Serangan oleh Pemukim Yahudi

Militer Zionis Israel di daerah Palestina yang diduduki, Tepi Barat.

Militer Zionis Israel di daerah Palestina yang diduduki, Tepi Barat.

Internasional

ORBITINDONESIA.COM - Pasukan Israel menahan sedikitnya 70 warga Palestina dalam penggerebekan di seluruh Tepi Barat yang diduduki pada hari Sabtu, 25 Juli 2026, sementara delapan lainnya terluka dalam serangan terpisah oleh pemukim Zionis Yahudi, menurut media Palestina dan Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina, lapor Anadolu.

Radio resmi Voice of Palestine mengatakan pasukan Israel menangkap lebih dari 40 pemuda Palestina dalam penggerebekan yang sedang berlangsung di kota Tell, sebelah barat Nablus di bagian utara wilayah pendudukan.

Pasukan Israel merebut sebuah rumah di kota itu dan mengubahnya menjadi pusat interogasi lapangan, kata penyiar tersebut.

Ditambahkan bahwa pasukan Israel melakukan penggerebekan besar-besaran di rumah-rumah di seluruh kota sambil mengepungnya dari semua arah.

Pada hari Jumat, 24 Juli 2026, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz memerintahkan "operasi militer skala besar" di desa-desa Palestina di seluruh Tepi Barat menyusul serangan di dekat pemukiman ilegal Yahudi, Havat Gilad yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya.

Menurut sumber dan saksi, pasukan pendudukan Israel kemudian menyerang beberapa komunitas Palestina di provinsi Nablus, membakar rumah-rumah Palestina dan properti lainnya.

Empat warga Palestina tewas pada hari Jumat dalam serangan oleh pasukan pendudukan Israel dan pasukan Israel di kota Tell, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Sementara itu, kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan bahwa pasukan Israel melancarkan penggerebekan besar-besaran sebelum fajar di kota Jenin dan beberapa kota serta desa di seluruh provinsi.

Pasukan juga menggeledah sejumlah rumah dan menahan lima warga Palestina, sementara operasi militer berlanjut di beberapa bagian provinsi, menurut sumber lokal yang dikutip oleh kantor berita tersebut. Secara terpisah, pasukan Israel menahan tiga warga Palestina di provinsi Bethlehem.

Dalam insiden lain, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan delapan warga Palestina terluka, termasuk enam orang yang tertembak dengan peluru tajam, dalam serangan oleh pasukan pendudukan Israel di desa Farata, sebelah timur Qalqilya di barat laut Tepi Barat. Organisasi tersebut tidak segera memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan atau kondisi para korban luka.

Di Tepi Barat bagian utara, tentara Israel menahan setidaknya enam warga Palestina selama penggerebekan besar-besaran di berbagai lingkungan dan kota di Jenin, di tengah pengerahan militer besar-besaran dan pergerakan pasukan yang terus berlanjut.

Tentara Israel juga menggerebek kota Tubas dan kamp pengungsi Al-Far’a di Tepi Barat bagian utara, melancarkan kampanye penggerebekan skala besar terhadap rumah-rumah warga Palestina.

Di Tepi Barat bagian tengah, tentara menahan 13 warga Palestina dari berbagai daerah di seluruh provinsi Ramallah dan Al-Bireh.

Di Tepi Barat bagian selatan, pasukan Israel menggerebek Hebron dan menahan delapan warga Palestina. ***