DECEMBER 9, 2022
Ekonomi Bisnis

Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia, Jerman Kucurkan Lebih dari Rp4 Triliun

image
Ilsutrasi hubungan Indonesia-Jerman. (Antara)

ORBITINDONESIA.COM - Jerman akan mengucurkan dukungan keuangan sebesar 262,82 miliar euro setara Rp4,48 triliun untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pembangunan yang didukung Jerman ini salah satunya adalah transportasi umum dan ekosistem pasar keuangan berkelanjutan.

Menurut keduataannya di Jakarta, Kamis 11 januari 2024, Jerman akan memberikan kontribusi sebesar 250 juta euro (sekitar Rp4,26 triliun) sebagai pinjaman bersubsidi dan tambahan 5 juta euro (Rp85 miliar) sebagai hibah untuk mendukung pengembangan sistem bus rapid transit (BRT) yang ramah lingkungan di Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga: Hasil 16 Besar Piala Dunia U17 2023, Dramatis Jerman Kalahkan Amerika Serikat

Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan pemakaian transportasi umum, dan menurunkan emisi gas rumah kaca yang disebabkan kendaraan pribadi.

Bank pembangunan Jerman KfW akan menyediakan pembiayaan dan keahlian teknis selama proyek berlangsung.

Selain itu, proyek ini juga akan berkontribusi pada inisiatif infrastruktur hijau, sebuah program kerja sama bilateral antara Indonesia dan Jerman yang bertujuan mendukung upaya Indonesia dalam mengurangi emisi gas rumah kaca secara berkelanjutan, salah satunya pada sektor angkutan umum perkotaan.

Baca Juga: Hasil Semifinal Piala Dunia U17 2023, Argentina Kalah Tos Tosan, Jerman Melaju ke Final

Jerman juga akan mengalokasikan hibah sebesar 7,28 juta euro (sekira Rp124 miliar) untuk memfasilitasi pertumbuhan pasar green bond atau obligasi hijau di Indonesia.

Selain meningkatkan volume penerbitan, hibah tersebut juga akan membantu emiten green bond untuk meningkatkan kualitas obligasi yang diterbitkannya.

Hibah tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas emiten dan Pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Hasil Perempat Final Piala Dunia U17 2023, Jerman Kalahkan 10 Pemain Spanyol dan Melangkah ke Semifinal

Proyek ini berupaya untuk memobilisasi pendanaan tambahan untuk agenda iklim Indonesia yang ambisius, termasuk transisi energi melalui mekanisme pembiayaan Just Energy Transition Partnership (JETP) antara Indonesia, Jerman, dan anggota International Partners Group (IPG) lainnya, demikian menurut keterangan tersebut.

Kerja sama pembangunan Indonesia-Jerman telah dimulai sejak 1958, dan sejak itu kedua negara telah bekerja sama mewujudkan pembangunan berkelanjutan Indonesia di berbagai bidang.

Sekarang ini, kerja sama Indonesia dan Jerman fokus pada bidang energi dan pembangunan perkotaan berkelanjutan termasuk transportasi umum serta pengelolaan dan konservasi hutan.

Baca Juga: Legenda Sepak Bola Jerman Franz Beckenbauer Wafat

"Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan," demikian pernyataan tersebut menambahkan. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait